Jumat, 30 Oktober 2009

Srigala yang jahat dan Tupai yang baik



sebuah cerita karya Salsabila Dian Islami - kelas 3 Akselerasi SD AL-Irsyad Purwokerto

Pada suatu hari kumpullah Srigala – Srigala yang jahat . Mereka mempunyai ketua yang bernama Roy . Pada suatu hari mereka melihat manusia yang bernama Loli dan Lala . Mereka lalu berkumpul /berdiskusi agar bisa menangkap manusia itu .

Waktu Srigala itu sedang berdiskusi , datanglah Tupai yang baik dan bernama Rolin . Tupai itu mendengar semua pembicaraan Srigala tersebut . Lalu Tupai itu mempunyai ide yang cemerlang untuk menolong Loli dan Lala . Waktu Srigala itu menyerang Lali dan Lala , lalu datanglah Tupai itu .

Lalu Tupai itu langsung menolong Loli dan Lala dan menyerang Srigala – Srigala Tersebut . Setelah Srigala – Srigala itu kapok , lalu Tupai itu menyuruh mereka semua untuk meminta maaf kepada Loli dan Lala . Srigala – Srigala itu menyesal atas perbuatan mereka dan berjanji tidak akan mengulangi perbuatannya .

Karya : Salsabila Dian Islami
Kelas 3 Akselerasi SD Al-Irsyad Al-Islamiyyah 01 (RSBI) Purwokerto

Note: tulisan di atas sengaja tanpa editing sama sekali (kecuali enter paragraf, agar enak dibaca). Ditulis oleh anak kelas 3 SD. Lepas dari logika yang mungkin tidak pas (tupai yang mengalahka srigala?), pesan moralnya cukup jelas: kita harus saling menolong).

Minggu, 25 Oktober 2009

Serayu River Voyage.. kapan terwujud?


                                           photo by PHD

Sudah lama di sekitar bendung gerak Serayu di Rawalo Kab Banyumas, direncanakan pengembangan wisata memanfaatkan genangan air yang melimpah, dipadu pemandangan pegunungan nan indah, jembatan kereta api yang melintang, dan jalan raya yang berkelok-kelok di kedua sisi sungai Serayu.

Investor rupanya belum mantap dan ragu. Atau dukungan Pemkab yang kurang? Berbagai tulisan pun sudah banyak mengulas potensi Bendung Gerak Serayu.... Ayo dong Bapak-2 di pemerintahan Banyumas...


 
 
 

foto-2 oleh PHD, kecuali yang tarakhir oleh shodik

Kamis, 22 Oktober 2009

Donald Trump: Kebangkitan setelah Kebangkrutan


Berikut adalah kisah bagaimana
emosi bisa mengubah segala keterbatasan
menjadi hal yang luar biasa....
Kebangkrutan yang membawa berkah!

Seorang miliuner kaya di Amerika
Serikat, Donald Trump, adalah contoh
apik dalam hal ini. Di tahun 1980
hingga 1990, Trump dikenal sebagai
pengusaha real estate yang cukup
sukses, dengan kekayaan pribadi yang
diperkirakan sebesar satu miliar US
dollar.

Dua buku berhasil ditulis pada puncak
karirnya, yaitu "The Art of The Deal
dan Surviving at the Top". Namun jalan
yang dilalui Trump tidak selalu
mulus...

Ingat depresi yang melanda dunia
di akhir tahun 1990? Pada saat itu
harga saham properti pun ikut anjlok
dengan drastis. Hingga dalam waktu
semalam, kehidupan Trump menjadi sangat
berkebalikan.

Trump yang sangat tergantung pada
bisnis propertinya ini harus menanggung
hutang sebesar 900 juta US Dollar!
Bahkan Bank Dunia sudah memprediksi
kebangkrutannya.

Beberapa temannya yang mengalami nasib
serupa berpikir bahwa inilah akhir
kehidupan mereka, hingga benar-benar
mengakhiri hidupnya dengan cara bunuh
diri.

Di sini kecerdasan emosi Trump
benar-benar diuji. Bagaimana tidak,
ketika ia mengharap simpati dari mantan
istrinya, ia justru diminta memberikan
semua harta yang tersisa sebagai ganti
rugi perceraian mereka.

Orang-orang yang dianggap sebagai teman
dekatnya pun pergi meninggalkannya
begitu saja. Alasan yang sangat
mendukung bagi Trump untuk putus asa
dan menyerah pada hidup. Namun itu
tidak dilakukannya.

Trump justru memandang bahwa ini
kesempatan untuk bekerja dan mengubah
keadaan. Meski secara finansial ia
telah kehilangan segalanya, namun ada
"intangible asset" yang tetap
dimilikinya.

Ya, Trump memiliki pengalaman dan
pemahaman bisnis yang kuat, yang jauh
lebih berharga dari semua hartanya yang
pernah ada!

Apa yang terjadi selanjutnya?

Fantastis, enam bulan kemudian Trump
sudah berhasil membuat kesepakatan
terbesar dalam sejarah bisnisnya.

Tiga tahun berikutnya, Trump mampu
mendapat keuntungan sebesar US$3
Milliar. Ia pun berhasil menulis
kembali buku terbarunya yang diberi
judul "The Art of The Comeback".

Dalam bukunya ini Trump bercerita
bagaimana kebangkrutan yang menimpanya
justru menjadikannya lebih bijaksana,
kuat dan fokus daripada sebelumnya.

Bahkan ia berpikir, jika saja musibah
itu tidak terjadi, maka ia tidak akan
pernah tahu teman sejatinya dan tidak
akan menjadikannya lebih kaya dari yang
sebelumnya. Luar biasa bukan? :-)

Kecerdasan Emosi memberikan seseorang
keteguhan untuk bangkit dari kegagalan,
juga mendatangkan kekuatan pada
seseorang untuk berani menghadapi
ketakutan.

Tidak sama halnya seperti kecerdasan
otak atau IQ, kecerdasan emosi hadir
pada setiap org & bisa dikembangkan.

Berikut beberapa tips bagaimana cara
mengasah kecerdasan emosi:

1. Selalu hidup dengan keberanian.

Latihan dan berani mencoba hal-hal baru
akan memberikan beragam pengalaman dan
membuka pikiran dengan berbagai
kemungkinan lain dalam hidup.

2. Selalu bertanggung jawab dalam
segala hal.

Ini akan menjadi jalan untuk bisa
mendapatkan kepercayaan orang lain dan
mengendalikan kita untuk tidak mudah
menyerah. "being accountable is being
dependable"

3. Berani keluar dari zona nyaman.

Mencoba keluar dari zona nyaman akan
membuat kita bisa mengeksplorasi banyak
hal.

4. Mengenali rasa takut dan mencoba
untuk menghadapinya.

Melakukan hal ini akan membangun rasa
percaya diri dan dapat menjadi jaminan
bahwa segala sesuatu pasti ada
solusinya.

5. Bersikap rendah hati.

Mau mengakui kesalahan dalam hidup
justru dapat meningkatkan harga diri
kita.

So, kuasailah kecerdasan emosi Anda, karena mengendalikan emosi merupakan
salah satu faktor penting yang bisa
mengendalikan Anda menuju sukses dan
juga menikmati warna-warni kehidupan.
(sumber: Anne Ahira)

Senin, 19 Oktober 2009

Sedikit cerita hidup ‘Wong Galuhtimur’ di Kanada













Dicritakna ding mbak Anisah anaknya Pak Suganda – Galuhtimur 1 (umahe ning pengkolan wetan MI). Saiki deweke urip ning Negara Kanada. Tulisan kiye dikirim deweke lewat email, terus diutak-atik saperlune ding Admin/pengelola blog kiye. Mangga diwaca….

Pada awal nya aku merasa keberatan untuk ninggalin semuanya, untuk pergi jauh merantau di negeri orang. Tapi dengan keinginan untuk mencapai cita-cita dan mencari pengalaman akhirnya aku memutuskan untuk hidup di Kanada.

Alhasil aku terbang ke Kanada. Ya namaya orang desa…naik pesawat ya rada dag dig dug. Dengan selamat aku sampai di Kanada setelah perjalanan begitu lamanya, yaitu 3 hari baru sampai. (telung dina ning pesawat… duh biyung, keprimen mangan turune? He..he… - Admin) Begitu sampai Kanada aku kaget karena suasana dingin sampai menusuk tulang. Ya aku hampir tidak betah.

Namun setelah setahun aku merasa betah. Dan yang bikin aku bertahan lama di Kanada adalah karena aku punya bos yang begitu baik sama aku. Carewith me, atau peduli gitu loh sama aku … (wah sudah mulai pakai bahasa inggeris nih…). Mereka tidak membanding-bandingkan, mereka siapa aku siapa. Aku sudah di anggap seperti keluarga mereka sendiri.

Yang paling tidak betah sampai sekarang adalah kalau aku ingat akan kampung halamanku sendiri: Galuh timur. Rasanya pengin cepet pulang. Apalagi kalau Ramadhan. Aku merasa kesepian sendirian. Puasa sendiri, sholat sendiri. Dengan begitu langsung teringat akan suasana puasa dan idhul fitri di rumah.

Itulah kehidupan aku di Kanada. Orang mungkin memandang di luar negeri, kehidupan kotanya terkenal dengan maksiat. Atau gaya hidupnya campur aduk … ya pokoknya dengan kata gampangane negri yang penuh dengan pergaulan bebas.

Tapi itu semuanya tidak benar. Di Kanada ini orangnya sangat ramah tamah dan kebanyakan penduduk Kanada selalu mengajarkan ke anak-anaknya untuk mencari sekolah dengan lingkungan yang bagus dan cara bergaulnya sopan.

Iklim
Yang paling unik dari kanada itu iklimnya. Iklim di Kanada sangat bervariasi, mulai dari hamparan salju abadi di sebelah utara, lintang 70 sampai tumbuh tumbuhan yang subur di pantai barat Brithis Columbia. Namun secara keseluruhan Kanada mempunyai 4 musim.

Yang pertama musim panas, orang Kanada kalau ngomong summer, suhu siang bisa mencapai 35 drajat. Suhu terendah 25 drajat.(termasuk biasa ya…). Di musim dingin suhunya sedang. Yang nyaman itu di musim semi dan musim gugur.

Selama bertahun-tahun aku bisa mengatasi masa-masa kesulitan pada musim dingin. Karena di musim dingin itu diharuskan memasang alat pemanas di dalam rumah, di dalam mobil, serta ada sistim pemanas di angkutan umum. Kadang-kadang di sepanjang lorong-lorong yang menghubungkan mol - mol (maksudnya mau menulis mall nih he..he..lupa kayaknya si Anisah – admin) atau sekolah.

Ya … semua itu ada hikmahnya. Ada enaknya dan ada nggak enaknya hidup di negri orang….. (dikirim via email tanggal 13 Oktober 2009).

Minggu, 18 Oktober 2009

Kuasai Kecerdasan Emosi Anda!



Ditulis oleh: Anne Ahira

"Siapapun bisa marah. Marah itu mudah.
Tetapi, marah pada orang yang tepat,
dengan kadar yang sesuai, pada waktu
yang tepat, demi tujuan yang benar, dan
dengan cara yg baik, bukanlah hal mudah."

-- Aristoteles, The Nicomachean Ethics.

Kecerdasan otak saja tidak
cukup menghantarkan seseorang mencapai
kesuksesan. Justru, pengendalian emosi yang baik
menjadi faktor penting penentu
kesuksesan hidup seseorang.

Kecerdasan emosi adalah sebuah gambaran
mental dari seseorang yang cerdas dalam
menganalisa, merencanakan dan
menyelesaikan masalah, mulai dari yang
ringan hingga kompleks.

Dengan kecerdasan ini, seseorang bisa
memahami, mengenal, dan memilih
kualitas mereka sebagai insan manusia.
Orang yang memiliki kecerdasan emosi
bisa memahami orang lain dengan baik
dan membuat keputusan dengan bijak.

Lebih dari itu, kecerdasan ini terkait
erat dengan bagaimana seseorang dapat
mengaplikasikan apa yang ia pelajari
tentang kebahagiaan, mencintai dan
berinteraksi dengan sesamanya.

Ia pun tahu tujuan hidupnya, dan akan
bertanggung jawab dalam segala hal yang
terjadi dalam hidupnya sebagai bukti
tingginya kecerdasan emosi yang
dimilikinya.

Kecerdasan emosi lebih terfokus pada
pencapaian kesuksesan hidup yang
*tidak tampak*.

Kesuksesan bisa tercapai ketika
seseorang bisa membuat kesepakatan
dengan melibatkan emosi, perasaan dan
interaksi dengan sesamanya.

Terbukti, pencapaian kesuksesan secara
materi tidak menjamin kepuasan hati
seseorang.

Di tahun 1990, Kecerdasan Emosi (yang
juga dikenal dengan sebutan "EQ"),
dikenalkan melalui pasar dunia.

Dinyatakan bahwa kemampuan seseorang
untuk mengatasi dan menggunakan emosi
secara tepat dalam setiap bentuk
interaksi lebih dibutuhkan daripada
kecerdasan otak (IQ) seseorang.

Kamis, 08 Oktober 2009

"Tetapkan Tujuan Hidup"




Diambil dari tulisan Anne Ahira (brain.com)

"Without goals, and plans to reach them, you are
like a ship that sail with no destination" --
(Fritzhugh Dodson)



Itulah perumpamaan bagi orang yang tidak punya
tujuan dalam hidupnya.

Banyak orang melakoni perannya, tapi tidak tahu
arah hidup yang ingin ditujunya. Mereka-reka hidup
adalah apa yang kemudian dilakukannya.

Bila sesuatu hal buruk terjadi, mereka akan berdalih
nasib tak berpihak padanya.

Tidak jarang seseorang baru menyadari tujuan
hidupnya pada usia tua. Sangat disayangkan memang.

Seringkali orang tidak berani melakukan perubahan
dalam hidupnya. Dia hanya menunggu, dan menunggu
adanya perubahan tersebut... hingga akhirnya tujuan
hidupnya tidak tercapai!

Sebenarnya, tidak masalah jika kita harus mengubah
tujuan hidup beberapa kali. Hal yg terpenting adalah
setiap saat kita mempunyai tujuan hidup yang ingin
dicapai.

Setidaknya kita tahu ke mana kita akan berjalan dan
strategi apa yang harus diambil.

4 Cara Yang Bisa dipakai Untuk Menetapkan
Tujuan Hidup:

1. Apa sebenarnya keinginan Anda?

Tanyakan pada hati nurani, apa sebenarnya
keinginan Anda untuk beberapa tahun ke depan?

Tidak ada salahnya Anda bermimpi. Anda
tidak perlu malu mengakuinya, lagipula, tokh tidak
ada biaya yang harus Anda keluarkan untuk
sekedar bermimpi. ;-)

2. Kumpulkan informasi.

Dengan mengumpulkan informasi, Anda
bisa lebih mudah mencapai tujuan yang diinginkan.

Jika ada orang lain yang sudah berhasil melakukan
yang Anda inginkan, belajarlah dari mereka.
Lakukan apa yang mereka kerjakan!

3. Jangan diam.

Lakukan sesuatu dan secara terus menerus yang akan
membawa Anda pada impian hidup yang diinginkan!

4. Tingkatkan kemampuan

Jika ada cara yang Anda lakukan terbukti efektif
dan mendekatkan pada tujuan yang ingin dicapai,
maka alangkah baiknya jika Anda berusaha untuk
meningkatkan kemampuan dan menambah kecepatan
kinerja agar tujuan hidup Anda lebih cepat tercapai.

Jika keempat hal di atas Anda lakukan secara terus
menerus tanpa lelah dan bosan, Insya-Allah Anda
akan mendapatkan tujuan hidup yang diinginkan.

Anda ibaratnya adalah seorang 'pemahat' atas
gambaran kehidupan Anda sendiri. Dan seorang
pemahat yang baik akan selalu memiliki 'planning'
terlebih dahulu untuk mendapatkan hasil yang
terbaik.

Dalam hal ini, Anda pun hanya bisa sebesar dan
sebahagia sebagaimana tujuan yang telah Anda
tentukan. Oleh sebab itu, pahatlah diri Anda
sebaik-baiknya

Selasa, 06 Oktober 2009

Eratkan silaturahmi... dengan cara apa pun!


Di tengah kehidupan modern yang semakin memungkinkan orang melakukan mobilitas secara massif, baik mobilitas vertikal maupun horizontal.... (gampangane: orang mudah bergerak dari suatu posisi/kedudukan ke kedudukan lainnya yang lebih tinggi/ke atas/ vertikal baik secara ekonomi, pendidikan, maupun sosial. Juga orang mudah bergerak dari suatu tempat ke tempat lain / mendatar / horizontal -- kayak isi TTS saja ya--). Kadang menjadikan lupa pada akar budaya maupun keluarga besarnya.
Lupa pada yang lebih rendah posisi sosial/ekonomi/pendidikannya, lupa pada asal muasalnya bahwa dia lahir tidak punya apa-apa. Karenanya silaturahmi menjadi penting. Dan pilihan pada blog/web/dunia maya menjadi semakin perlu sehubungan dengan kemajuan iptek.
Untuk yang tidak mengetahui iptek dan tidak ada kesempatan menikmati kecanggihannya, ya silaturahmi model manual yang harus dilakukan. Yang tahu iptek pun tetap harus melayani mereka. Ikut silaturahmi darat (sildar). Para bloogger saja suka adakan kopi darat alias ketemu tatap muka.
Mangga silaturahmi yang bisa membawa rezeki ini (dalam arti luas: rezeki tidak hanya harta, namun juga termasuk rezekin pengetahuai/informasi/berita/dll), diteruskan. Diisi dengan hal-hal yang manfaat. Demikian sedulur, setuju kan?

Senin, 05 Oktober 2009

pitulasan ning kampung

dengan kesederhanaan, masyarakat pedesaan merayakan 17-an tahun 2009 ini yang merupakan HUT RI ke 64. Sederhana tapi tetap gembira.... itulah rakyat.


mak-mak ya ora gelem ketinggalan....

Jumat, 02 Oktober 2009

BANI DAHAM WORLD: Silsilah Bani Salbi bin Dipaleksana

BANI DAHAM WORLD: Silsilah Bani Salbi bin Dipaleksana

SILSILAH; KABAR DARI RANTAU; KELUARGA BARU; FORUM;

Silsilah Bani Salbi bin Dipaleksana

SUJINAH

DIPA LEKSANA

Anak-anak dari Dipa Leksana adalah :

  1. Salbi
  2. Singadirana
  3. Maryakim
  4. Suwiyem
  5. Suwidem
  6. Saryamah
  7. Sahamah

Masing-masing anak dari Dipaleksana ini memiliki keturunan sbb :

  1. Salbi mempunyai anak-anak sbb :
    1. Daham
    2. Dasinah
    3. Kaswen
    4. Alwan
    5. Kami
    6. Aswi
    7. Mukdi
  2. Singadirana mempunyai anak-anak sbb :
    1. Suhayah
    2. Hj. Mahmudah
    3. H. Daklan
    4. Sanep
    5. Suri
    6. Asmi
    7. Zaed
    8. Karsan
  3. Maryakim memiliki anak-anak sbb :
    1. Sud
    2. Sartiyah
    3. Nuh
    4. Kasnap
  4. Suwiyem mempunyai anak sbb :
    1. Kasni
    2. Wasmen
    3. Karsinah
    4. Kunah Tawur
  5. Suwidem memiliki anak sbb :
    1. Admah
    2. Shodik
    3. Jawan
    4. Dasri
  6. Saryamah memiliki anak sbb :
    1. Tarwi
    2. Jamsiyah
    3. Khamdiyah
    4. Sayip
    5. Tayimah
    6. Asmu’i
    7. Aliyah
    8. Tasriyah
  7. Sahamah
    1. Samah
    2. Dewo
    3. Admi
    4. Adem

Blog ini selanjutnya hanya memuat silsilah lebih lanjut dari 7 anak keturunan Salbi, anak pertama Dipaleksana. Daham juga dipanggil sebagai Daham (Daham adalah anak pertama Salbi, dan di jaman dulu anak pertama digunakan untuk memanggil nama bapak).

DAHAM :

  1. Tarkamah
  2. Sunimah
  3. Sulemi (meninggal 2009, keturunan Daham langsung yang paling akhir meninggal)
  4. Radun
  5. Darip

DASINAH

  1. Sakyar
  2. Tapsiyah
  3. Dupri
  4. Sumi
  5. Sadem
  6. Aripin
  7. Wasjud
  8. Kasni
  9. Kawen

KASWAN

  1. Usman

ALWAN

  1. Demah
  2. Asmi
  3. Darun
  4. Carmi

KAMI

  1. Senab
  2. Tarwad
  3. Diksan
  4. Dukrim
  5. Casmad

ASWI

  1. Sobari
  2. Kartimah
  3. H. Abdul Ghofur
  4. Kasdi

MUKDI

  1. Rusminah
  2. Sukinah
  3. Tarmudi
  4. Raid
  5. Denah
  6. Karsipah
  7. Toisah

Kelanjutan dari silsilah akan ditampilkan dalam artikel lain.... sabar ya....

Foto-foto silaturahmi Halal bi halal kalipucung 1430 h

Foto-foto halal bi halal di Kalipucung, 3 Syawal 1430 H atau 23 Sept 2009.... Ada sesepuh2... tapi sayang yang muda-muda tidak banyak yang datang....








Ini gambar-2 yang dijepret mas Budi dan Bapakny (Pak Arifin)....

Halal bi Halal putaran 15 di Kalipucung



Alhamdulillah, di bulan Syawal 1430 H, tepatnya tanggal 3 Syawal 1430 atau 23 Sept 2009 berlangsung silatruahmi Bani Salbi atawa Bani Daham putaran ke 15 di Kalipucung. Bertempat di depan rumah Marinah, salah satu anak dari Tarminah, anak dari Usman, cucunya Salbi.

Hadir sesepuh H Samu'in, warga Bani Daham dari Dukuhtengah, Glempang, Karangasem, Kalipucung, Galuhtimur, dll dengan pembicara Ust Mansur dari Benda. Dari Jakarta tidak lupa datang mbakyu Wiyati, anak kedua dari Tarminah, yang saat ini menjadi guru ngaji/ustadzah di Jakarta (atau Bekasi yah?). Keluarga dari anak turun Tarminah tampak kompak baik anak maupun menantu. Juga Budi Hermawan yang sibuk menyelenggarakan acara ini dibantu warga Bani Daham yang ada di Kalipucung tentunya.

Dalam kesempatan halal bi halal ini memberi sambutan sesepuh Bapak Dikran, H. Samu'in dan ketua paguyuban Puad Hasan. Pembacaan ayat suci al-Qur'an dan sholawat oleh Marinah dan parakata penyelenggara oleh ust Sholeh, suami Mujamah, anak H Abd Ghofur (alm). Sebagai pembawa acara adalah Wiyati dari Jakarta.

Diumukan juga untuk tahun 1431 H (2010) silaturahmi akan diadakan di Galuhtimur 1, ditunjuk pula perwakilan perdukuhan yaitu:
  1. Suwarto - Dukuhtengah HP 08170043324
  2. Galuhtimur 2 - Muslihudin
  3. Galuhtimur 1 - Mihrod
  4. Glempang - Tarjo HP 0816811031
  5. Karangasem - Drs. Muhaimin HP 0818089264
  6. Kalupucung - Budi Hermawan Wiharjo
Juga diputuskan untuk menyerahkan kepada Sdr Slamet Mahfudinm cucu Mukdi (anak terakhir Salbi) untuk melengkapi data keturunan yang lebih lengkap.

Pengurus paguyuban adalah :
Penasehat : H Samu'in
Ketua : Drs Puad Hasan Dipaleksana
Wk Ketua : Drs. Muhaimin
Sekretaris : Slamet Mahfudin
Bendahara : Abd Muntholib

Kepada handai taulan di mana saja, agar dapat mem-post tulisan kabar dan info ke blog ini. Sejahteralah keluarga besar Salbi Dipaleksana....

Rabu, 23 September 2009

Setelah diurug... lap Garuda


Lapangan Garuda...

Desa Yang Berubah




Saat ini sedang ada pembangunan rel ganda Kereta Api, yang tanah urugannya dijadikan untuk meratakan lapangan garuda dan juga lapangan kali jurang. Tentu akan banyak proyek, sumber penghasilan bagi yang bisa gabung bekerja.

nantinya jalan rel ada dua, sehingga menyeberang harus lebih hati-hati. yang jelas akan lebih bising karena semakin banyak kereta yang lewat.

Sekolah diniyah pun menjadi bagus saat ini. Sekolah ini berdiri di atas tanah wakaf dari almarhum H. Abdul Ghofur dan almarhum Mukdi, -- semoga Allah mengampuni mereka berdua dan menempatkannya di tempat yang mulia -- dua sesepuh Bani Salbi alias Bani Daham.

Sabtu, 12 September 2009

Galuhtimur, desa purba?


Mendengar nama Galuh, jadi teringat nama kerajaan Galuh di jaman dulu, yang melintas antara sebagian tatar SUnda dan jawa tengah bagian barat. Kerajaan ini bahkan lebih tua dari Pajajaran dan Majapahit, ini yang dibaca di Buku Sejarah Pembentukan Kabupaten Banyumas. Tapi apakah desa Galuhtimur tempat beranak-pinak keturunan Daham alias Dipa leksana berasal atau berkaitan dengan kerajaan itu? Atau hanya kebetulan?

Yang jelas di buku itu dikatakan bahwa sebagai bukti wilayah kerajaan Galuh, disebutkan adanya nama-nama yang sampai sekarang masih ada, antara lain desa Galuhtimur itu. Terlebih dengan pernah ditemukannya patung 'gajahwong' di alas/hutan yang disebut alas gajah wong. Juga batu-batuan 'gagang golok' serta jalan-2 desa yang sudah ada sebelum rel kereta api dibangun oleh Welanda (Belanda).

Minggu, 16 Agustus 2009

Salbi, Daham atau Dipaleksana?


Sering ketiga nama itu ditujukan pada komunitas Bani Daham. Kalau disebut Bani Salbi atau Bani Dipa orang akan paham pada komunitas yang sama. Menurut penuturan sesepuh H. Samu'in, Dipa atau lengkapnya Dipaleksana memiliki anak salah satunya Salbi. Nah mendiang Salbi memiliki 7 (tujuh) anak. Anak pertama bernama Daham, nama yang agak aneh. Tapi kalau kita telusuri melalui googling, nama itu banyak terdapat di negara-2 Arab. jadi sejak era Salbi kemudian Daham, sudah mengenal nama-2 yang Arabic. Tidak lagi nama-2 nJawani, seperti Dipaleksana, atau lebih ke atas yaitu Singadirana (yang menurunkan penduduk di Galuhtimur dan Kalijurang, Kec. Tonjong, Kab Brebes).

Jadi nama Daham adalah nama yang disematkan kepada Salbi. Kebiasaan di Jawa dulu, nama anak pertama menjadi panggilan bapaknya. Istilahnya 'talang anak'.

Merunut ke atas lagi, menurut penuturan sesepuh lagi --yang tidak bisa ditelusuri secara ilmiah, Singadirana adalah keturunan Sujinah. Konon Sujinah adalah salah satu prajurit P Diponegoro yang setelah perang meneruskan perjuangan di daerah Jawa Tengah bagian barat. Wallahu'alam bishowab. Tanp bermaksud mengangungkan nenek moyang, cerita ini hanya dimaksudkan untuk mengingatkan bahwa anak turun Daham atau Salbi seharusnya meneladani nenek moyangnya, yang telah ikut berbuat kebaikan dalam perjuangan.
Tentang anak-anak Salbi akan ditulis dalam artikel terpisah...

Bermula dari halal bi halal Idul Fitri


Adalah alm H. Abdul Ghofur yang menggagas halal bi halal pertama kali keturunan Bani Salbi atau yang lebih dikenal sebagai Bani Daham. Sederhana saja maksud dan tujuannya: mengumpulkan dan memperkenalkan kembali anak turun Salbi yang mulai berpencar agar saling bersilaturahim dan saling ingat-mengingatkan untuk selalu ada dalam jalan kebaikan.
Tahun 1991 awal dari silaturahim itu, dan bertahan hingga saat ini, setiap hari ke-3 idul fitri halal bi halal digelar. Tempat bergilir dari satu dusun ke dusun lainnya.
Blog ini dibuat untuk mengakomodasi silaturahmi warga yang sudah mendunia (berjauhan bertempat tinggal di mana pun di dunia...), dan dicetuskan pada halal bi halal 1429 (2008) yang lalu.
Semoga menjawab kebutuhan informasi antar warga, terutama generasi mudanya yang tentu saja mengikuti jaman. Senantiasa mengingat pesan luhur orang tua, setia pada tradisi, namun tidak gagap dalam era globalisasi ini.... monggo.